Minggu, 23 Agustus 2020

Desa Pattaneteang Berkolaborasi Dengan Rumah Dongeng Sinjai Untuk Peningkatan Minat Baca

      ( Bantaeng, 22 Agustus 2020. Bersama Pak Desa Pattaneteang dan Tim Rumah Dongeng Sinjai )

        Menjelang musrembang anak dan disabilitas di Desa Pattaneteang, Kabupaten Bantaeng 31 Agustus 2020 mendatang, Rumah Dongeng Sinjai dan TBM Sinjai melakukan kunjungan di Desa Pattaneteang, Sabtu (22/08/20). Kepala Desa Pattaneteang, Lukman, S. KM menyampaikan bahwa kunjungan dan pertemuan dengan Rumah Dongeng Sinjai bukan yang pertama kalinya sebab sejak 2019, ia telah berkolaborasi.

        Insyaa Allah Musrembang Anak dan Disabilitas tahun 2020, kami akan melibatkan Rumah Dongeng Sinjai dan beberapa kegiatan literasi untuk peningkatan minat baca dan buta aksara, kata Lukman. Selaku Kades Pattaneteang, Lukman juga berharap kedepannya akan lebih banyak kegiatan yang dilakukan bersama khususnya dalam memperdayakan pemuda desa. Sementara itu, Ketua Rumah Dongeng Sinjai, Kak Yani juga mengatakan bahwa kunjungannya bukan kali pertama ke Desa Patteneteang.

            Kades, Ibu desa, pemuda, serta masyarakat Pattaneteang sangat baik dan ramah, kedepannya kita akan berkolaborasi dan bermitra dalam banyak hal, tuturnya. Kali ini kami membicarakan banyak hal dan tanggal 31 mendatang diminta untuk hadir pada kegiatan musrembang anak dan disabilitas yang diselenggarakan Desa Patteneteang.


            Diketahui Desa Pattaneteang dahulunya dikenal sebagai Desa yang sangat tertinggal tetapi 2 tahun kemudian mengalami perubahan signifikan dengan menjadi desa yang sangat maju di Kabupaten Bantaeng dan saat ini akan menuju desa mandiri di Tahun 2021. 


(Sulfikar)

Senin, 17 Agustus 2020

Rumah Dongeng Sinjai Jadi Bagian ASEAN-ROK Project On Reading Culture

 

 

Rumah Dongeng Sinjai menjadi bagian ASEAN-ROK Project On Reading Culture dengan bertemakan “All Together Reading Campaign Read Me a Book.” adalah kolaborasi antara perhimpunan bangsa Asia Tenggara ( ASEAN) dan Perpustakaan Republik Korea.

Tujuan kegiatan tersebut yaitu menekankan pentingnya membaca nyaring ( Read Aloud ) dengan anak-anak untuk meningkatkan kreatifitas dan kemampuan bahasa mereka, Kamis (13/02/2020).

Kami bangga menjadi bagian dari tim project challenge ini. Bagi kami kegiatan ini Sudah bertaraf Internasional dan kami bisa menjadi salah satu bagian dari itu.

Lanjut ketua berharap dengan mengaitkan celemek kuning sebagai simbol diperpustakaan. “Karena dengan adanya rompi kuning (yellow apron) dan challenge ini membuat kami menjadi lebih semangat lagi untuk bergerak mengembangkan budaya dan meningkatkan minat baca terutama dikalangan anak.” harapnya. 

Adapun peserta berasal dari 9 negara ASEAN dan Republik Korea. Dan masing-masing negara memilih 100 orang utk mengikuti challenge ini. Indonesia melalui Perpustakaan Nasional mengirimkan 100 celemek kepada pustakawan/relawan di Indonesia. Dan salah satu relawan dari 100 itu adalah Kak Yani dari Rumah Dongeng Sinjai. Kampanye ini berlangsung dari 15 januari – 23 April 2020. Dan akan di umumkan pada hari Buku sedunia, (Yunitasari).

 

Rumah Dongeng Sinjai Menebar Virus Literasi

Launching Teras Baca "La Topa" Kelurahan Pasir Putih Kec. Sinjai Borong. 
Selasa, (07/07/2020)

Rumah Dongeng Sinjai (RDS) meresmikan 2 Teras Baca di Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sinjai Borong, dan Desa Songing, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai. Selasa, (07/07/2020).

Mirfayani Mirsal selaku pendiri Rumah Dongeng Sinjai mengatakan, program Teras Baca ini merupakan lanjutan dari dua program sebelumnya, yakni Baca Buku Keliling (BABULING) dan Bukuku Bukumu, di tahun 2019 lalu. Hasil dari evaluasi 2 program kegiatan tersebut, diputuskan untuk mendirikan Teras Baca di Desa maupun Kelurahan di Kabupaten Sinjai. Melihat antusiasnya masyarakat dan anak anak ingin membaca namun bahan bacaan yang ada di Desa sangat minim. Bahkan beberapa Desa belum mempunyai fasilitas yang bisa memenuhi keinginan masyarakat tersebut.

Rumah Dongeng Sinjai melalui program Teras Baca lanjut Mirfayani, untuk memberikan fasilitas pendukung dan penunjang seperti Spanduk untuk papan nama Teras Baca, buku bacaan anak anak, novel dan buku umum, pendampingan dan beberapa kelas belajar. Pemuda Desa yang menjadi pengelola menyiapkan tempat dan relawannya untuk kegiatan kegiatan di Teras Baca. Ia menambahkan, buku yang dibawa ke Teras Baca bisa dipinjam oleh pengunjung, juga bisa dibaca di Teras Baca. Pengunjung bisa merekomendasikan judul buku yang dibutuhkan

Rumah Dongeng Sinjai, sendiri menjadikan Teras Baca, sebagai programnya karena sekitar 16 bulan berkeliling dari Desa ke Desa, kampung ke kampung. Ternyata anak anak sangatlah antusias ketika melihat buku bacaan. Dengan koleksi buku kurang dari 1000 RDS mencoba, mewujudkan mimpi anak-anak di kampung, bermitra bersama relawan kampung mendirikan Teras Baca. Rumah Dongeng Sinjai memberikan pinjaman buku ke Teras Baca yang sudah diresmikan. Dengan system rolling book atau tukar buku dengan Teras Baca yang lain.

Selain itu Teras Baca juga akan melakukan beberapa inovasi dan pendampingan ke masyarakat untuk bisa mandiri. Program usaha rumahan menjadi salah satu cara inovasi Literasi untuk kesejahteraan. Masih ada sekitar 15 Teras Baca yang akan diresmikan dalam bulan ini, tersebar di Desa Turungan Baji, Kecamatan Sinjai Barat, Desa Palae, Desa Gareccing, Sinjai Selatan, Desa Duampanuae, Kecamatan Bulupoddo dan Kelurahan Samataring, Kecamatan Sinjai Timur. Penghargaan terbesar kepada relawan pemuda Desa yang mau bergerak dan peduli dengan minat baca di Desa nya.

Desa Pattaneteang Berkolaborasi Dengan Rumah Dongeng Sinjai Untuk Peningkatan Minat Baca

      ( Bantaeng, 22 Agustus 2020. Bersama Pak Desa Pattaneteang dan Tim Rumah Dongeng Sinjai )           Menjelang musrembang anak dan disa...